Saya telah menemukan Dompet A/n Bapak Handoko yang
beralamatkan di Batam Centre, saya menemukan dompet di pinggir jalan
dekat Aviari yang berisikan uang jutaan rupiah ATM , SIM , KTP , STNK
& BPKB
Dengan niat baik saya, saya segera menuju rumah beliau yg telah tertera di KTP Dan akhir nya pun saya menemukan rumah beliau, sungguh rumah yg sangat besar dan megah, lalu saya pencet bell rumah beliau tidak lama kemudian bapak-bapak yang gagah dan dengan badan yg kekar dan masi mengenakan seragam Dinas keluar dari tersebut dan menanyakan kepada saya " Ada apa mas..? Mas ini siapa..? " Dengan spontan saya menjawab, saya izal pak apakah benar ini rumah Bapak A/n (atas nama) Handoko.?
Dengan teliti beliau mengecek dompet nya dan oke semua pun lengkap, dan ketika beliau menghitung uang nya beliau merasa cemas dan gelisah lalu berkat kepada saya.
Bapak itu bilang " mas ini tadi uangnya ada 5 juta kok sekarang tinggal 4 juta yg 1juta kamu ambil ya?"
Beliau pun menuduh saya yang mengambil sebagian uangnya, saya pun mengelak karna saya tidak merasa mengambil uang beliau, dan bapak itu tdk percaya, trus saya menjelaskan panjang lebar kpd beliau, namun bapak tersebut masih tdk percaya dan bersikokoh menuduh saya yg telah mengambil uang yg 1juta tersebut, dan tiba-tiba bapak itu marah dan meleparkan dompet tadi pas kearah muka saya dan lalu keluar lah sebuah struk ATM yangg nilainya 1 juta.
Lalu bapak tersebut sedikit agak malu telah menuduh saya, kemudian saya pun pamitan untuk segera pulang, karna cuaca mendung dan akan turun hujan.
Pas saya mau berdiri dan beranjak pulang tiba-tiba bapak tersebut memanggil saya untuk meminta maaf kepada saya, sebagai maafnya bapak tadi membrikan saya uang 4 juta sebagai imblan maaf karna menduh saya.
Tak lama kemudian terdengar bunyi petir yang menggelegar dan saya pun kaget trus terbangun dari TIDUR saya, dan ternyata aku mimpi.
Pesan moral dari cerita ini adalah hendaklah kita berusaha sekeras mungkin akan mendapai apa yang kita impikan, mimpipun kadang buat kita senang dan terbayang-bayang, terlebih apabila kita benar tercapai dari hasil buah usaha, pasti akan makin mantap bukan? terus berkarya sobat UC, jangan hanya bermimpi.
Dengan niat baik saya, saya segera menuju rumah beliau yg telah tertera di KTP Dan akhir nya pun saya menemukan rumah beliau, sungguh rumah yg sangat besar dan megah, lalu saya pencet bell rumah beliau tidak lama kemudian bapak-bapak yang gagah dan dengan badan yg kekar dan masi mengenakan seragam Dinas keluar dari tersebut dan menanyakan kepada saya " Ada apa mas..? Mas ini siapa..? " Dengan spontan saya menjawab, saya izal pak apakah benar ini rumah Bapak A/n (atas nama) Handoko.?
Referensi pihak ketiga
Bapak
itu lantas menjawab "iya saya bpk Handoko, ada apa ya mas.?" yang
kemudian saya jawab "Saya telah menemukan dompet bapak". Lalu saya pun
di persilahkan masuk kerumahnya, dan saya duduk di sofa lalu saya
memberikan dompet tersebut pada pemiliknya.Dengan teliti beliau mengecek dompet nya dan oke semua pun lengkap, dan ketika beliau menghitung uang nya beliau merasa cemas dan gelisah lalu berkat kepada saya.
Bapak itu bilang " mas ini tadi uangnya ada 5 juta kok sekarang tinggal 4 juta yg 1juta kamu ambil ya?"
Beliau pun menuduh saya yang mengambil sebagian uangnya, saya pun mengelak karna saya tidak merasa mengambil uang beliau, dan bapak itu tdk percaya, trus saya menjelaskan panjang lebar kpd beliau, namun bapak tersebut masih tdk percaya dan bersikokoh menuduh saya yg telah mengambil uang yg 1juta tersebut, dan tiba-tiba bapak itu marah dan meleparkan dompet tadi pas kearah muka saya dan lalu keluar lah sebuah struk ATM yangg nilainya 1 juta.
Lalu bapak tersebut sedikit agak malu telah menuduh saya, kemudian saya pun pamitan untuk segera pulang, karna cuaca mendung dan akan turun hujan.
Pas saya mau berdiri dan beranjak pulang tiba-tiba bapak tersebut memanggil saya untuk meminta maaf kepada saya, sebagai maafnya bapak tadi membrikan saya uang 4 juta sebagai imblan maaf karna menduh saya.
Tak lama kemudian terdengar bunyi petir yang menggelegar dan saya pun kaget trus terbangun dari TIDUR saya, dan ternyata aku mimpi.
Pesan moral dari cerita ini adalah hendaklah kita berusaha sekeras mungkin akan mendapai apa yang kita impikan, mimpipun kadang buat kita senang dan terbayang-bayang, terlebih apabila kita benar tercapai dari hasil buah usaha, pasti akan makin mantap bukan? terus berkarya sobat UC, jangan hanya bermimpi.
